Menu

Timnas Kroasia Disambut Bak Pahlawan Di Zagreb

Juli 17, 2018 - Berita bola
Timnas Kroasia Disambut Bak Pahlawan Di Zagreb

Piala Dunia 2018 , Timnas Kroasia , Berita Bola

Sukaprediksi.com – ​​Timnas Kroasia memang tidak meraih apapun di ​Piala Dunia 2018, melainkan penghargaan Golden Ball alias penghargaan yang diberikan kepada pemain terbaik sepanjang turnamen. Penghargaan itu diraih oleh kapten Kroasia, Luka Modric.

Vatreni -julukan Kroasia- kalah di final dengan skor 2-4 oleh Prancis. Kendati kalah, cerita perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2018 tak ubahnya kisah Cinderella seperti kala Leicester City menjuarai Premier League 2015/16.

Kroasia bukanlah tim favorit atau unggulan juara Piala Dunia 2018, melainkan tim kuda hitam. Namun, berbekal kolektivitas, semangat, dan determinasi bermain yang tinggi, disertai beberapa kemampuan menonjol para pemain mereka, tim asuhan Zlatko Dalic sukses menembus final untuk kali pertama.

Pencapaian terbaik Kroasia sebelumnya hanya sebatas menembus semifinal Piala Dunia 1998 di era Davor Suker, Zvonimir Boban, dan Robert Prosinecki. Pencapaian skuat terkini bahkan bisa dibilang yang terbaik diraih oleh negara pecahan Yugoslavia tersebut.

Oleh karenanya, wajar jika sambutan kepada staf dan pemain Kroasia begitu heboh di Zagreb, Ibu Kota Kroasia. Dilansir dari ​ESPN (17/07), lautan manusia (fans) membanjiri bandara hingga jalan yang dilewati skuat Kroasia dengan menggunakan bus terbuka.

Sambutan bak pahlawan juga bertambah meriah dengan adanya karpet merah dan pesawat jet tempur Kroasia, yang melintas di langit di atas bus para pemain Kroasia berada. Dipimpin oleh Modric, pemain Kroasia turut bernyanyi dengan fans.

Pemerintah Kroasia juga memudahkan rakyatnya untuk melihat pahlawannya kembali dari Rusia, dengan mengratiskan transportasi umum di hari kedatangan Timnas Kroasia, serta menurunkan harga tiket kereta api hingga setengah harga agar fans bisa datang ke Zagreb.

“Saya bangga dengan apa yang telah kami raih – kedua di dunia. Saya bangga untuk semuanya dan juga negeri. Kami memiliki penyesalan ketika kami melihat keputusan wasit, karena hal itu tidak masuk akal. Sulit digambarkan,” ucap bek Kroasia, Dejan Lovren.

“Mungkin, setelah beberapa pekan saya akan berpikir dengan lebih tenang. Sekarang sulit karena saya berada di momen-momen menyedihkan dan beberapa momen kebahagiaan. Secara garis besar, saya bangga.”

Kebanggaan Lovren mewakili perasaan seluruh skuat Kroasia dan juga … masyarakat Kroasia. Cerita perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2018 jela tidak akan pernah terlupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Powered by Live Score & Live Score App