Chat with us, powered by LiveChat
Menu

Inilah Alasan Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2018

July 4, 2018 - Berita bola
Inilah Alasan Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2018

 

Piala Dunia 2018 , Timnas Inggris , Berita Bola

Sukaprediksi.com – Sejarah sepak bola tim nasional Inggris penuh dengan cerita kegagalan. Itu sebabnya pelatih mereka, Gareth Southgate, berulang kali mengatakan hal sama kepada pemainnya sebelum memasuki Piala Dunia 2018 di Rusia ini, “Lupakan sejarah masa lalu. Tulis sejarahmu sendiri.”

Di bawah asuhan Southgate, Inggris sudah memastikan lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kolombia melalu adu penalti 4-3 di Stadion Spartak, Moskwa, Rabu dinihari, 4 Juli. Sebelumnya, pertandingan 16 besar itu berakhir 1-1 sampai babak perpanjangan waktu.

Dengan hasil di Stadion Spartak itu, Inggris berhasil mengatasi perasaan trauma mereka jika harus menjalani adu penalti.

Pada semifinal Piala Dunia 1990 di Italia, Paul Gascoigne dan kawan-kawan kalah adu penalti melawan Jerman Barat. Inggris kemudian kalah tiga kali dalam adu penalti pada Piala Dunia. Mereka juga kalah pada tiga dari empat kali adu penalti pada Piala Eropa.

Pada semifinal Piala Eropa 1996 melawan Jerman, sebagai pemain gelandang bertahan Inggris, Southgate juga mendapat giliran menjadi penendang adu penalti. Dan, ketika tembakan Southgate berhasil ditangkap kiper Jerman, tersingkirlah tuan rumah Euro 1996 itu.

Jebolnya trauma penalti Inggris pada kejuaraan-kejuaraan utama itu menjadi salah satu alasan untuk menggunggulkan Inggris menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah Brasil.

Pasalnya, Inggris kini bisa bermain lebih lepas dan percaya diri menghadapi Swedia pada perempat final di Samara Arena, Sabtu 7 Juli 2018.

Kapten Harry Kane dan kawan-kawan merupakan pemain generasi baru. Sebagian di antaranya baru terlibat di Euro 2016 di bawah asuhan manajer kawakan, Roy Hodgson, termasuk Kane. Di Prancis dua tahun lalu itu, Inggris dijegal Islandia 2-1 pada 16 besar.

Kini, muncul pelatih dari generasi baru, Southgate, 47, dengan pemikiran dan pendekatan yang baru juga buat Inggris. Ia menunjuk kapten dari golongan belia itu. Kane, 24, dan berhasil.

Salah satu bukti dari pelaksanaan obsesi Southgate tentang generasi dan sejarah baru buat Inggris adalah program latihan khusus –di luar latihan reguler- soal adu penalti dan dilakukan berulang kali sejak mereka berada di markas latihan tim nasional, St George’s Park National Football Centre, di kawasan Burton upon Trent.

“Kami memiliki ketahanan dan keyakinan untuk melampaui batas,” kata Southgate tentang pasukan mudanya saat menghadapi Kolombia di Moskwa.

Persiapan yang lebih baik dan kesegaran yang diciptakan Southgate merupakan alasan lain untuk mengunggulkan Inggris memenangi Piala Dunia 2018. Secara permainan, mereka mungkin tak terlalu istimewa –terutama bila dibandingkan Brasil-, tapi mereka bertenaga, kompak, dan punya ujung tombak yang haus gol pada diri Kane. Ia merupakan top scorer atau pencetak gol terbanyak sementara sekarang di Rusia.

Selama menangani tim Inggris dua tahun, Southgate berangsur-angsur mendapat kepercayaan dari para suporternya bahwa mereka bisa menjadi juara Piala Dunia lagi setelah periode orde lama, 1966.

Di bar Flat Iron Square yang terletak di pusat kota London, pria dan wanita bersuka cita merayakan kemenangan pasukan Southgate melawan Kolombia.

“Saya masih tak percaya Inggris akhirnya bisa menang penalti,” kata seorang suporter Inggris, Jamie Hughes, 29, yang ada dalam kerumunan orang di Flat Iron Square. “Inggris akan memenangi Piala Dunia,” Hughes melanjutkan.

Hal lain yang menguatkan posisi kenaikan posisi favorit Inggris di Piala Dunia 2018 adalah “nasib baik” yang kini sedang berpihak kepada mereka. Ini faktor yang terus memegang peranan dalam sejarah perkembangan sepak bola sampai pada era sekarang yang serbateknologi dan terukur.

Jalan Inggris disebut sebagian pihak sebagai rute mudah di Rusia ini. Dimulai melawan tim-tim seperti Panama, Tunisia, Kolombia, dan Swedia pada perempat final nanti.

Perhitungan tentang wajah baru tim Inggris yang lebih segar dan “momen” nasib baik itu juga yang mungkin membuat salah satu rumah bursa taruhan resmi William Hill, seperti yang dikutip Reuters pada 3 Juli, menaikkan posisi unggulan skuad Southgate ke urutan kedua di bawah Brasil, dengan angka probabilitas 7/2. Adapun Brasil 11/4. Prancis di urutan ketiga dengan angka sama dengan Inggris 7/2.

Powered by Live Score & Live Score App