Menu

7 Bintang Yang Redup Di Piala Dunia 2018

Juni 30, 2018 - Berita bola
7 Bintang Yang Redup Di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 , Berita Bola, Berita Piala Dunia 

Sukaprediksi.com –¬†Pertandingan fase grup Piala Dunia 2018 telah berakhir. Sejumlah pemain mampu mencuri perhatian, namun tak sedikit juga yang tampil melempem di turnamen sepak bola antarnegara di dunia tersebut.

Lionel Messi menjadi satu dari beberapa bintang sepak bola yang tampil kurang meyakinkan di Piala Dunia 2018. Messi yang mencetak 45 gol dari 54 laga bersama Barcelona pada musim ini seperti kehilangan taji.

La Pulga hanya mendulang satu gol dari tiga pertandingan Grup D Piala Dunia tahun ini. Satu-satunya gol tersebut dicetak Messi saat Argentina menang 2-1 atas Nigeria pada laga terakhir fase grup, 26 Juni 2018.

Berdasarkan statistik di Whoscored, Lionel Messi hanya mendapatkan nilai 7,86 dari 270 menit pertandingan di Piala Dunia 2018. Dia melepaskan 4,7 tembakan per laga serta akurasi umpannya yang mencapai 81,3 persen.

Jika dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo, penampilan Lionel Messi jauh dari kata memuaskan. CR7 mendulang empat gol dari tiga pertandingan bersama timnas Portugal.

Megabintang Real Madrid itu juga melepaskan lima tembakan per laga dan akurasi umpannya yang mencapai 81,3 persen. Tak heran jika Ronaldo mendapatkan ponten 8,08 dari Whoscored.

Selain Lionel Messi, beberapa pesepak bola top juga tampil kurang meyakinkan di Piala Dunia 2018. Bahkan, nama-nama tersebut bisa membentuk formasi 3-4-3.

Berikut ini adalah 7 pemain bintang yang melempem pada fase grup Piala Dunia 2018:

1. Kiper: David de Gea (Spanyol)
Penjaga gawang 27 tahun tersebut diharapkan menjadi andalan di bawah mistar gawang timnas Spanyol. Namun nyatanya, gawang La Roja yang dikawal De Gea sudah kebobolan lima gol.

Bahkan pada laga pertama Grup B melawan Portugal, David de Gea tak melakukan satu pun penyelamatan. Alhasil, tim Matador harus puas bermain 3-3 kontra Portugal. Penampilannya sepanjang fase grup pun hanya mendapatkan nilai 5,59 dari Whoscored.

2. Bek: Jerome Boateng (Jerman)
Kemampuan Jeroma Boateng dalam mengawal lini pertahanan tak perlu diragukan lagi. Berkat kontribusi pemain 29 tahun tersebut, Bayern Munchen berhasil menjuarai Bundesliga 2017-2018.

Sayangnya, penampilan Boateng tak berlanjut ketika membela timnas Jerman. Dari dua laga yang dijalani, Jerome Boateng gagal membawa Jerman meraih kemenangan.

Bahkan, saat Die Mannschaft menang 2-1 atas Swedia pada 23 Juni 2018, Jerome Boateng diganjar kartu merah. Alhasil, dia pun absen ketika timnas Jerman kalah 0-2 dari Korea Selatan pada laga terakhir Grup F.

3. Bek: Sergio Ramos (Spanyol)
Pemain Real Madrid itu merupakan sosok penting di jantung pertahanan timnas Spanyol. Menjabat sebagai kapten, Ramos beberapa kali kerepotan menghalau serangan pemain lawan.

Hal tersebut terlihat ketiga La Roja bermain 3-3 kontra Portugal. Dia pun melakukan kesalahan saat Spanyol bersua Maroko, 25 Juni 2018.

Salah komunikasi dengan Andres Iniesta membuat Khalid Boutaib berhasil membobol gawang Spanyol pada menit ke-14. Hingga akhirnya, La Furia Roja harus puas bermain 2-2 kontra Maroko dalam laga terakhir Grup B.

4. Gelandang kiri: Angel Di Maria (Argentina)
Penggawa Paris Saint-Germain itu kesulitan memperlihatkan performa terbaiknya bersama timnas Argentina di Piala Dunia 2018. Dari dua laga di Grup D atau selama 147 menit, Di Maria tak sekalipun mencetak gol dan assist.

Selain itu, dia juga hanya melepaskan satu tembakan, satu dribel, dan dua umpan kunci. Akurasi assist mantan pemain Manchester United itu juga mencapai 76,4 persen.

Beruntung, pada laga penentuan Grup D kontra Nigeria di Krestovsky Stadium, 26 Juni 2018, Angel Di Maria turut berkontribusi membawa Tim Tango menang 2-1.

5. Winger kanan: Ousmane Dembele (Prancis)
Performa kurang meyakinkan Ousmane Dembele bersama Barcelona musim ini berlanjut ketika membela timnas Prancis. Dembele tak banyak berkontribusi buat Les Blues.

Dari tiga laga di Grup C, pemain 21 tahun itu belum menyumbangkan gol dan assist untuk Prancis. Dia juga hanya melepaskan satu tembakan per laga, 0,7 dribel, dan akurasi umpannya yang mencapai 83,9 persen.

Dengan lolosnya Prancis ke-16 besar, Ousmane Dembele diharapkan bisa memperbaiki penampilannya. Apalagi, dia merupakan satu di antara pemain muda andalan Les Blues di lini serang.

6. Penyerang: Robert Lewandowski (Polandia)
Bomber Bayern Munchen itu merupakan pencetak gol terbanyak pada fase kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan koleksi 16 gol. Namun, ketika lolos ke putaran final, Lewandowski seperti kehilangan taji.

Dari tiga pertandingan di Grup H, Robert Lewandowski tak sekalipun membobol gawang lawan. Padahal, dia melepaskan tiga tembakan per laga.

Mandulnya Robert Lewandowski berdampak pada timnas Polandia. The White and Reds gagal lolos ke fase knock-out, karena hanya menempati dasar Grup H dengan nilai tiga.

7. Winger kiri: Timo Werner (Jerman)
Bomber RB Leipzig itu diharapkan menjadi mesin gol timnas Jerman di Piala Dunia 2018. Sebab, Werner mengoleksi 21 gol dari 45 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama Leipzig musim ini.

Namun, pemain 22 tahun tersebut gagal memenuhi harapan publik Jerman. Timo Werner mengalami kesulitan dalam menebus pertahanan pemain lawan.

Minimnya asupan bola dari lini tengah menjadi satu di antara penyebab kurang meyakinkannya penampilan Timo Werner. Dari tiga laga di Grup F bersama Die Mannschaft, Werner melepaskan 2,3 tembakan per laga dan 0,3 memenangkan duel udara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Powered by Live Score & Live Score App